STKIP PGRI Sumatera Barat Bangun Jiwa Entrepreneurship dan Pelestarian Budaya Minangkabau Melalui Expo Kewirausahaan dan Festival Minangkabau

Unakerhum: Jumat (4/1). Mengawali Tahun 2019 dan untuk pertama kalinya, STKIP PGRI Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan expo kewirausahaan dan Festival dengan tema "Melalui Ekspo Kewirausahaan dan Festival Budaya Minangkabau Kita Tingkatkan Kreativitas dan Jiwa Bisnis Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat serta Penguatan Identitas Minangkabau di Era Revolusi 4.0" di Halaman kampus STKIP PGRI Sumatera Barat, Jl. Gunung Pangilun, Padang. Kegiatan ini digelar sebagai langkah menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan melestarikan budaya Minangkabau bagi mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat. Tidak hanya menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa, tetapi juga memupuk rasa percaya diri mahasiswa untuk menjadi wirausahawan yang sukses.  Kegiatan berlangsung selama dua hari tanggal 4 s.d 5 Januari 2019. Kegiatan dibuka oleh ketua yayasan, Dasrizal dengan pemukulan Gong  pertanda kegiatan telah resmi dibuka, yang disaksikan dan didampingi langsung oleh pimpinan Insitusi, Buya H. Mas'oed Abidin serta Tokoh Minangkabau yang merupakan dosen STKIP PGRI Sumatera Barat.

Dalam sambutan Ia menyampaikan bahwa Expo kewirausahaan diadakan dalam rangka menjadikan mahasiswa yang mandiri, kreatif dan inovatif,  sementara Festival Budaya Alam Minangkabau merupakan bukti Identitas dan dalam rangka menopang agar mahasiswa pandai hidup bermasyarakat. "STKIP PGRI Sumatera Barat sudah menerapkan ciri khas minang kabau tersebut dengan mengawalinya dengan mewajibkan setiap dosen dan mahasiswa memakai pakaian baju kurung basiba setiap jumat" ungkapnya. 

"Terima kasih kepada Ibu ketua STKIP PGRI Sumatera Barat beserta jajaran yang terus mendukung dan mengarahkan demi terlaksananya berbagai kegiatan demi kemajuan kampus STKIP PGRI Sumatera Barat" tambahnya. 

"Kegiatan yang diadakan ini merupakan kolaborasi dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan dan dosen pengampu Budaya Alam Minangkabau, sebagai bentuk praktik mata kuliah Kewirausahaan dan Mata Kuliah Budaya Alam Minang Kabau" jelas Ketua STKIP PGRI Sumatera Barat, Zusmelia. 

"Ini merupakan kegiatan yang sangat bagus bagi mahasiswa dan perguruan tinggi. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa melahirkan saudagar-saudagar minang atau saudagar muda yang akan mengisi pentas perekonomian di Indonesia" ungkapnya. "Apresiasi terbesar untuk panitia pelaksana,  dosen pengampu mata kuliah serta pihak yang terlibat sehingga terselenggaranya kegiatan ini" ujarnya. 

Ketua pelaksana, Alfattory Reza  menyampaikan bahwa Prodi yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 8 Prodi yaitu Prodi Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Sejarah,Pendidikan Akuntansi,   Pendidikan PKn dan Pendidikan IPs dengan jumlah peserta sebanyak 400 orang mahasiswa. Peserta dibagi kedalam 35 kelompok usaha,  13 proposal bisnis plan,  dan 9 kelompok untuk Budaya Alam Minangkabau.  Expo yang digelar akan memamerkan hasil kerajinan tangan, olahan kuliner, petatah petitih dan seni tari.

Kegiatan ikut menghadirkan Buya H. Mas'oed Abidin sebagai tokoh Minangkabau yang menjelaskan tentang Budaya Alam Minangkabau serta  Tim Sanggar Gunuang Nago Saiyo kota Padang untuk menampilkan randai yang merupakan salah satu bentuk kesenian Minangkabau. 

Kegiatan dihadiri oleh ketua yayasan,  pimpinan institusi, pimpinan prodi dan unit, H.  Mas'oed Abidin,  Tokoh-tokoh minangkabau, dosen dan mahasiswa, peserta pameran serta tamu undangan lainnya. 

 

Copyright @ 2017 ICT STKIP PGRI Sumbar, All right reserved