Gelar Kuliah Umum dan Jalin Kerjasama Dengan ADOBSI

Unakerhum: Kuantitas bukan lagi menjadi indikator utama bagi suatu perguruan tinggi dalam mencapai kesuksesan, melainkan kualitas lulusannya. Kesuksesan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 erat kaitannya dengan inovasi yang diciptakan oleh sumber daya yang berkualitas, sehingga PerguruanTinggi wajib dapat menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi. Menjawab tantangan di era tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat menggelar kegiatan kuliah umum dengan mengusung tema "Mengubah Mindset Sarjana Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Bahasa di Era Revolusi Industri 4.0", dengan mendatangkan narasumber Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum, Ketua Asosiasi Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI). Sekaligus kegiatan tersebut juga dibarengi dengan penandatangan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara STKIP PGRI Sumatera Barat dengan ADOPSI. Kegiatan diselenggarakan di Gedung STKIP Convention Centre (SCC), Jl. Gunung Pangilun, Padang, pada Kamis (14/03). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua III STKIP PGRI Sumatera Barat, Jarudin.

“Sebagai calon guru perlu dibekali dengan berbagai pengetahuan tentang revolusi industri 4.0, karena guru merupakan sosok yang memiliki peran penting di masyarakat. Oleh karena itu, guru perlu senantiasa mempersiapkan diri dan terus belajar agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.” Ungkap Jarudin dalam sambutannya. Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa menjadi guru sangat penting di era revolusi industri 4.0, karena pada era ini informasi dan teknologi terus berkembang secara pesat. “Jika tidak diimbangi dengan kemauan untuk terus belajar, maka proses pendidikan yang diselenggarakan oleh guru bisa saja terhambat dan tidak berkembang. Sebagai calon guru yang siap terjun ke lapangan setidaknya memiliki persiapan di bidang inforrmasi dan teknologi serta keterampilan kompetensi akses dengan teknologi.” tambahnya. Ia juga menyatakan bahwa ada tiga hal yang harus disiapkan untuk menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 yaitu persiapan materi, persiapan fisik, dan persiapan mental. "Dengan adanya kegiatan ini, nantinya diharapkan terjadi perubahan mindset lulusan, dan kemampuan para lulusan agar lebih adaptif terhadap situasi dan perkembangan teknologi serta bisa mengikuti perkembangan IPTEK," harapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 26 orang dosen dan 150 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2018. Hadir pula pada kesempatan tersebut, Dr. Abdurrahman, dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Padang.

 

 

 

 

Copyright @ 2017 ICT STKIP PGRI Sumbar, All right reserved